Catatan Ringan

Jangan Mau Menjadi Guru, Menjadi Guru Itu Tidak Mudah!

Tentu, tidaklah mudah menjadi seorang guru. Banyak hal yang menjadi tuntutan. Secara harfiah, guru adalah satu komponen manusiawi dalam proses belajar-mengajar, yang ikut berperan dalam usaha membentuk daya manusia yang potensial di bidang pembangunan.

Sementara menurut psikologi pendidikan, guru merupakan komponen penting dalam proses pembelajaran. Ini karena dalam melakukan pembelajaran di kelas maupun membimbing anak-anak dan siswa, guru harus memperhatikan segala aspek psikologi, perkembangan, ingatan, memori dan pola berfikir anak.

Hal ini penting untuk menumbuhkan kepercayaan dan mengembangkan potensi yang ada pada siswa atau anak, agar anak dan siswa mampu tumbuh dan berkembang sesuai dengan harapan orangtua, guru dan masyarakat.

Pada masa masa pandemi seperti saat ini, tugas guru menjadi lebih sulit dan rumit. Tanggung jawab terhadap siswa semakin besar, bagaimana tidak? Sekolah ditutup lebih dari 1 tahun dan pembelajaran hanya mengandalkan kekuatan kesabaran.

Ya…dibutuhkan kekuatan kesabaran yang gedhe banget, karena pembelajaran harus dilakukan secara online, sedangkan pembelajaran online itu dihadapkan dengan terbatasnya kuota, sinyal, kemampuan dan kondisi masing masing walimurid.

Oleh karena itu, guru yang merupakan salah satu unsur di bidang kependidikan harus berperan secara aktif dan menempatkan kedudukannya sebagai tenaga professional, sesuai dengan tuntutan masyarakat yang semakin berkembang.

Dalam arti khusus dikatakan bahwa pada setiap diri guru itu terletak tanggung jawab untuk membawa para siswanya pada suatu kedewasaan atau taraf kematangan tertentu.

Berkaitan dengan ini, sebenarnya guru memiliki peranan yang unik dan sangat kompleks di dalam proses belajar-mengajar, dalam usahanya mengantarkan siswa/anak didik ke taraf yang dicita-citakan.

Oleh karena itu, setiap rencana kegiatan guru harus dapat didudukkan dan dibenarkan semata-mata demi kepentingan anak didik, sesuai dengan profesi dan tanggung jawabnya.

Tidak ada seorang gurupun yang menginginkan ada siswanya yang tertinggal, pasti semua guru menginginkan seluruh siswanya menjadi anak yang berhasil.

105 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.