MICROSOB

MICROSOB
  • Catatan Ringan
  • Tulisan Guru
  • Profil Guru
  • Profil Sekolah
  • Catatan Ringan
  • Tulisan Guru
  • Profil Guru
  • Profil Sekolah

Kategori

  • Berita Pendidikan
  • Catatan Ringan
  • Info Beasiswa
  • Profil Guru
  • Rubrik Guru
  • Tulisan Guru
  • Uncategorized
  • Tulisan Guru

    Urgensi Penerapan Kurikulum Adab di Madrasah dan Sekolah: Refleksi atas Kegagalan Kurikulum Merdeka dalam Pembentukan Karakter Pasca COVID-19

    01/05/2025 /

    Pendidikan adalah fondasi utama dalam membentuk karakter dan kepribadian generasi muda. Dalam konteks Indonesia, pendidikan seharusnya tidak hanya fokus pada penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pada pembinaan akhlak dan adab yang luhur. Akan tetapi, dalam beberapa tahun terakhir, terutama pasca pandemi COVID-19, tampak jelas bahwa sistem pendidikan nasional, termasuk implementasi Kurikulum Merdeka, belum berhasil sepenuhnya dalam membentuk karakter peserta didik. Di tengah euforia kebebasan belajar dan pengembangan minat individu, kita justru menghadapi krisis akhlak yang semakin mengkhawatirkan. Di sinilah pentingnya gagasan penerapan “kurikulum adab” sebagai bagian utama dari sistem pendidikan nasional. Kurikulum ini tidak hanya diperlukan di madrasah yang berbasis Islam, tetapi juga di seluruh sekolah formal, sebagai…

    baca selengkapnya
    admin Komentar Dinonaktifkan pada Urgensi Penerapan Kurikulum Adab di Madrasah dan Sekolah: Refleksi atas Kegagalan Kurikulum Merdeka dalam Pembentukan Karakter Pasca COVID-19

    Anda Mungkin Suka Juga

    PGRI vs MBG: Ketika Serikat Guru Harus Memilih Antara Anggota dan Kebijakan

    01/04/2026

    Masalah Darurat Literasi dan Numerasi Menjelang UAS

    20/05/2026

    Suramnya Masa Depan Pendidikan di Indonesia: Dampak dari efisiensi Anggaran Negara (Belajar dari Jepang Pasca-Bom Atom)

    13/02/2025
  • Catatan Ringan

    Membias Sejarah dalam Rendahnya Budaya Literasi Siswa Terutama dalam Penerapan Kurikulum Merdeka dengan Kemudahan Akses Informasi

    13/01/2025 /

    Dalam era digital saat ini, kemajuan teknologi memberikan akses informasi yang begitu mudah bagi setiap individu, termasuk siswa. Berbagai sumber pengetahuan dapat diakses dengan hanya beberapa ketukan di layar ponsel pintar atau komputer. Namun, meskipun informasi semakin mudah didapatkan, kenyataannya budaya literasi siswa di Indonesia, terutama dalam konteks sejarah, masih menunjukkan angka yang rendah. Hal ini semakin terasa dalam penerapan Kurikulum Merdeka, di mana siswa diberikan kebebasan lebih dalam memilih materi pembelajaran dan cara belajar. Sementara itu, pengajaran sejarah yang memadai dan tepat tetap menjadi tantangan besar. Kurikulum Merdeka, yang dirancang untuk memberikan ruang bagi siswa dalam menentukan jalur pembelajarannya, membuka kesempatan besar untuk mengembangkan kemampuan literasi secara lebih personal…

    baca selengkapnya
    admin Komentar Dinonaktifkan pada Membias Sejarah dalam Rendahnya Budaya Literasi Siswa Terutama dalam Penerapan Kurikulum Merdeka dengan Kemudahan Akses Informasi

    Anda Mungkin Suka Juga

    Guru dan Tantangan dalam Mendampingi Disiplin Murid: Hilangnya Rasa Hormat dan Kasus Kriminalisasi

    03/12/2024

    LIHATLAH YANG LEBIH BESAR

    17/01/2020

    Tren Belajar Online Sudah Usai, tapi Anak Malah Kecanduan Main Gadget?

    06/09/2022
  • Catatan Ringan

    Pentingnya Etika Guru Terhadap Perkembangan Moral Peserta Didik dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka

    16/12/2024 /

    Kurikulum Merdeka yang diterapkan dalam dunia pendidikan Indonesia membawa semangat untuk menciptakan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan peserta didik. Salah satu aspek yang tidak kalah penting dalam implementasi kurikulum ini adalah peran guru dalam membentuk karakter dan moral peserta didik. Etika guru, dalam konteks ini, memainkan peran yang sangat vital dalam mengarahkan dan membimbing peserta didik agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkembang menjadi individu yang bermoral, beretika, dan berakhlak mulia. Etika guru mencakup berbagai hal, mulai dari sikap, perilaku, hingga cara guru berinteraksi dengan peserta didik. Seorang guru yang memiliki etika yang baik tidak hanya mengajar materi pelajaran, tetapi juga menjadi…

    baca selengkapnya
    admin Komentar Dinonaktifkan pada Pentingnya Etika Guru Terhadap Perkembangan Moral Peserta Didik dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka

    Anda Mungkin Suka Juga

    JANGAN MAU JADI GURU BIASA

    07/01/2020

    Guru dan Tantangan dalam Mendampingi Disiplin Murid: Hilangnya Rasa Hormat dan Kasus Kriminalisasi

    03/12/2024

    Pentingnya Menghargai Guru dalam Mendidik Generasi Masa Depan

    04/11/2024
  • Tulisan Guru

    Guru dan Tanggung Jawab Moral terhadap Masa Depan Bangsa dalam Menyikapi Kurikulum Merdeka

    07/12/2024 /

    Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan sebuah bangsa. Salah satu pilar penting dalam pendidikan adalah peran guru. Sebagai pendidik, guru tidak hanya memiliki tanggung jawab untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga untuk membentuk karakter dan moral generasi penerus. Dalam konteks Indonesia, saat ini kita tengah menghadapi perubahan besar dalam sistem pendidikan dengan diterapkannya Kurikulum Merdeka. Kurikulum ini menawarkan fleksibilitas dan pendekatan yang lebih kontekstual untuk mengembangkan potensi siswa. Namun, perubahan ini juga membawa tantangan besar bagi para guru untuk dapat mengimplementasikan kurikulum tersebut secara efektif, sembari tetap menjaga tanggung jawab moral mereka terhadap masa depan bangsa. Tanggung jawab moral guru dalam menyikapi Kurikulum Merdeka menjadi sangat penting, karena merekalah…

    baca selengkapnya
    admin Komentar Dinonaktifkan pada Guru dan Tanggung Jawab Moral terhadap Masa Depan Bangsa dalam Menyikapi Kurikulum Merdeka

    Anda Mungkin Suka Juga

    Kegagalan Kurikulum Pendidikan di Indonesia dalam Membangun Peradaban Bangsa yang Bermartabat dan Berkarakter: Tinjauan dari Basic Skill serta Perilaku Sehari-hari

    30/11/2024

    Upaya Bangsa Indonesia Mencerdaskan Kehidupan Bangsa melalui Pendidikan: Ketidaksesuaian dengan Kebijakan Efisiensi Anggaran di Kementerian Agama

    24/02/2025

    Hilangnya Keterampilan Dasar pada Anak Sekolah dan Kurikulum Pendidikan yang Tepat untuk Mengatasinya

    01/12/2024
  • Tulisan Guru

    Tantangan Sekolah Berprestasi dalam Sistem Zonasi di Indonesia

    30/11/2024 /

    Implementasi sistem zonasi dalam pendidikan di Indonesia bertujuan untuk menciptakan pemerataan akses dan kualitas pendidikan di seluruh negeri. Melalui kebijakan ini, diharapkan tidak ada lagi sekolah favorit yang hanya bisa diakses oleh sebagian kecil siswa. Namun, sistem zonasi ini juga membawa tantangan tersendiri bagi sekolah-sekolah yang telah dikenal sebagai sekolah berprestasi. Salah satu tantangan utama adalah kesenjangan kualitas antara sekolah-sekolah yang sudah mapan dengan sekolah-sekolah di daerah terpencil atau kurang berkembang. Sekolah berprestasi biasanya memiliki fasilitas yang lebih lengkap, tenaga pendidik yang lebih kompeten, serta program pendidikan yang lebih baik. Ketika sistem zonasi diberlakukan, siswa yang berada di sekitar sekolah tersebut memiliki prioritas untuk diterima, sehingga sekolah-sekolah ini menghadapi tantangan…

    baca selengkapnya
    admin Komentar Dinonaktifkan pada Tantangan Sekolah Berprestasi dalam Sistem Zonasi di Indonesia

    Anda Mungkin Suka Juga

    Urgensi Penerapan Kurikulum Adab di Madrasah dan Sekolah: Refleksi atas Kegagalan Kurikulum Merdeka dalam Pembentukan Karakter Pasca COVID-19

    01/05/2025

    Merdeka Belajar vs Beban Administrasi: Antara “Kemerdekaan” dan “Kertas yang Tak Kunjung Merdeka” #2

    28/02/2026

    Hilangnya Keterampilan Dasar pada Anak Sekolah dan Kurikulum Pendidikan yang Tepat untuk Mengatasinya

    01/12/2024
  • Tulisan Guru

    Dampak Negatif Kurikulum Merdeka Pada Dunia Pendidikan Di Indonesia

    28/10/2024 /

    Kurikulum Merdeka di Indonesia dirancang untuk memberikan kebebasan dan fleksibilitas dalam proses pembelajaran. Pada awalnya Kurikulum Merdeka digadang gadang bisa menjadi solusi bagi pendidikan di Indonesia setelah hantaman wabah Covid19, namun ternyata ada beberapa dampak negatif yang mungkin muncul dari penerapannya, mengingat penerapan kurikulum yang langsung diterapkan di seluruh daerah di Indonesia. Baca Juga : Tantangan Sekolah Berprestasi dalam Sistem Zonasi di Indonesia Dampak negatif yang muncul antara lain: Ketidaksiapan Sumber Daya Manusia: Banyak guru mungkin belum siap atau tidak terlatih dengan baik untuk menerapkan kurikulum baru. Hal ini dapat mengakibatkan pengajaran yang tidak konsisten dan kurang efektif. Kesenjangan Pendidikan: Penerapan kurikulum ini bisa memperbesar kesenjangan antara sekolah di daerah…

    baca selengkapnya
    admin Komentar Dinonaktifkan pada Dampak Negatif Kurikulum Merdeka Pada Dunia Pendidikan Di Indonesia

    Anda Mungkin Suka Juga

    Guru dan Tanggung Jawab Moral terhadap Masa Depan Bangsa dalam Menyikapi Kurikulum Merdeka

    07/12/2024

    Urgensi Penerapan Kurikulum Adab di Madrasah dan Sekolah: Refleksi atas Kegagalan Kurikulum Merdeka dalam Pembentukan Karakter Pasca COVID-19

    01/05/2025

    Permasalahan Berkembangnya AI dalam Pembelajaran Sekolah dan Pembangunan Karakter Anak

    28/11/2024
  • Berita Pendidikan

    Latar Belakang Kurikulum Merdeka

    28/10/2024 /

    Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan bahwa 70% siswa berusia 15 tahun berada di bawah kompetensi minimum dalam memahami bacaan sederhana atau menerapkan konsep matematika dasar. Skor PISA ini tidak mengalami peningkatan yang signifikan dalam sepuluh hingga lima belas tahun terakhir. Studi tersebut memperlihatkan adanya kesenjangan besar antarwilayah dan antarkelompok sosial-ekonomi dalam hal kualitas belajar. Hal ini diperparah dengan adanya pandemi COVID-19. Untuk mengatasi hal tersebut, Kemendikbudristek melakukan penyederhanaan kurikulum dalam kondisi khusus (kurikulum darurat) untuk memitigasi ketertinggalan pembelajaran (learning loss) pada masa pademi. Hasilnya, dari 31,5% sekolah yang menggunakan kurikulum darurat menunjukkan, penggunaan kurikulum darurat dapat mengurangi dampak pandemi sebesar 73% (literasi) dan 86% (numerasi). Efektivitas kurikulum…

    baca selengkapnya
    admin Komentar Dinonaktifkan pada Latar Belakang Kurikulum Merdeka

    Anda Mungkin Suka Juga

    Proses Pembelajaran di Kelas Mesti Dibenahi

    08/02/2023

    Afirmasi Guru Honorer di Tahun 2022, Dijawab oleh Pemerintah dari Hasil Rakernas Terbaru Seluruh Pemda

    01/07/2022

    Vaksinasi Terhadap Guru, Dosen dan Murid Agar Pembelajaran Tatap Muka Segera Dilaksanakan

    17/01/2021
  • Catatan Ringan

    Kurikulum Merdeka dan Tantangan Pelaksanaannya

    25/03/2023 /

    Kebijakan Kurikulum Baru, memberi perhatian khusus pada peran dan tantangan bagi guru. Program tersebut dinilai mampu memberi tugas pada guru dengan fleksibilitas tersebut. Hal ini sejalan dengan pandangan bahwa kebebasan guru dalam proses pembelajaran itulah yang memaknai kemandirian dalam pembelajaran yang sebenarnya. Kurikulum dirancang untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada guru untuk merancang pembelajaran berdasarkan karakteristik siswanya. Kurikulum dapat menghilangkan stigma di masyarakat bahwa guru harus “menyetorkan” hasil belajar sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan kurikulum. Tentu ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu supaya hasil yang dicapai pun dapat maksimal Pertama, kesiapan tenaga pendidik. Kebebasan bisa menjadi tantangan ketika pendidik tidak siap menerima kebebasan yang diberikan. Selama ini para pendidik…

    baca selengkapnya
    admin 18,660 Komentar

    Anda Mungkin Suka Juga

    Kurikulum Pendidikan Mencerdaskan Bangsa?

    27/06/2022

    Jangan Mau Menjadi Guru, Menjadi Guru Itu Tidak Mudah!

    16/03/2021

    GURU BERPRESTASI ATAU GURU BERPRESTISE

    13/01/2020
  • Berita Pendidikan

    7 Karakteristik Kurikulum Merdeka Jenjang PAUD, Jangan Sampai Keliru!

    19/07/2022 /

    Bagi Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dihimbau pahami 7 karakteristik Kurikulum Merdeka Belajar sesuai dengan jenjangnya. Pasalnya Kurikulum Merdeka Belajar akan diterapkan dari mulai jenjang PAUD hingga jenjang tingkat SMA/MA sederajat. Kurikulum Merdeka Belajar pada jenjang PAUD memiliki karakteristik tersendiri. Dimana perlu disesuaikan dengan kebutuhan siswa PAUD itu sendiri. Ada baiknya guru PAUD memahami hal ini, sebab nantinya akan berkaitan dengan penerapan Kurikulum Merdeka Belajar pada Jenjang PAUD. Ada 7 karakteristik Kurikulum Merdeka Belajar pada Jenjang PAUD yang penting dipahami oleh guru PAUD serta orang tua anak didik PAUD, diantaranya yaitu sebagai berikut : Penguatan kegiatan bermain, hal tersebut bermakna sebagai proses belajar bagi anak didik PAUD. Penguatan relevansi…

    baca selengkapnya
    admin 1,285 Komentar

    Anda Mungkin Suka Juga

    Ketika Siswa SD di Jakarta Dikeluarkan dari Sekolah karena Tak Lunasi SPP

    12/01/2021

    Kabar Gembira! Guru Sertifikasi dan Belum Sertifikasi Naungan Kemdikbud dan Kemenag, Daerah yang Cair TPG TW 2

    01/07/2022

    SKB 4 Menteri: Sekolah Diperbolehkan Masuk 100% Namun Kantin Belum Boleh Dibuka

    24/12/2021

Pos-pos Terbaru

  • Masalah Darurat Literasi dan Numerasi Menjelang UAS
  • ULD Kemenag: Niat Mulia, Persiapan Merangkak, Dampaknya….?
  • Gaji Buncit, Beban Buncit: Ngobrolin Keadilan Proyek Pendidikan
  • PGRI vs MBG: Ketika Serikat Guru Harus Memilih Antara Anggota dan Kebijakan
  • Satu Kantong, Dua Prioritas: Mencerdaskan Otak atau Mengenyangkan Perut dengan Anggaran yang Sama?
Redaksi microsob.com menerima kiriman artikel terkait guru dan pendidikan, kirim ke microsob007@gmail.com Artikel yang terpilih akan dimuat dalam kategori Catatan Ringan secara gratis. Redaksi tidak bertanggujawab akan isi dari artikel yang dikirim.
Tema Ashe dibuat oleh WP Royal.