MICROSOB

MICROSOB
  • Catatan Ringan
  • Tulisan Guru
  • Profil Guru
  • Profil Sekolah
  • Catatan Ringan
  • Tulisan Guru
  • Profil Guru
  • Profil Sekolah

Kategori

  • Berita Pendidikan
  • Catatan Ringan
  • Info Beasiswa
  • Profil Guru
  • Rubrik Guru
  • Tulisan Guru
  • Uncategorized
  • Tulisan Guru

    Merdeka Belajar vs Beban Administrasi: Antara “Kemerdekaan” dan “Kertas yang Tak Kunjung Merdeka” #2

    28/02/2026 /

    Kopi Pahit di Pagi Buta Jam menunjukkan pukul 04.30. Di sebuah rumah sederhana di pinggiran Lombok Barat, Fauziah sudah bangun. Bukan karena ingin menikmati udara subuh yang sejuk, akan tetapi karena harus menyiapkan diri untuk mengajar di SDN 2 Senteluk, sekolah yang sudah menjadi rumah keduanya sejak tahun 2005. Dua puluh satu tahun. Itu adalah angka yang tidak main-main. Dua puluh satu tahun mengabdi, membentuk karakter ribuan anak, menyaksikan murid-muridnya tumbuh jadi polisi, jadi perawat, jadi guru juga. Dan selama dua puluh satu tahun itu, statusnya masih sama: “guru honorer” . Di meja dapurnya, ada secangkir kopi hitam panas yang menemani. Tetapi pagi ini, kopi itu seolah terasa lebih pahit…

    baca selengkapnya
    admin Komentar Dinonaktifkan pada Merdeka Belajar vs Beban Administrasi: Antara “Kemerdekaan” dan “Kertas yang Tak Kunjung Merdeka” #2

    Anda Mungkin Suka Juga

    Suramnya Masa Depan Pendidikan di Indonesia: Dampak dari efisiensi Anggaran Negara (Belajar dari Jepang Pasca-Bom Atom)

    13/02/2025

    Urgensi Penerapan Kurikulum Adab di Madrasah dan Sekolah: Refleksi atas Kegagalan Kurikulum Merdeka dalam Pembentukan Karakter Pasca COVID-19

    01/05/2025

    Permasalahan Berkembangnya AI dalam Pembelajaran Sekolah dan Pembangunan Karakter Anak

    28/11/2024
  • Catatan Ringan

    Merdeka Belajar vs Beban Administrasi: Antara “Kemerdekaan” dan “Kertas yang Tak Kunjung Merdeka” #1

    12/02/2026 /

    Sebuah Pagi yang Sibuk Sebagai Gambaran Awal Jam menunjukkan pukul 07.15. Bu Riza sudah berada di sekolah sejak satu jam lalu. Bukan untuk menyiapkan materi pelajaran yang akan ia sampaikan tiga jam lagi, akan tetapi untuk menyelesaikan laporan pelaksanaan pembelajaran, mengisi platform kinerja, dan merapikan dokumentasi kegiatan kokurikuler yang fotonya belum dicantumkan. Di mejanya, secangkir kopi hitam pekat tampak masih belum sempat tersentuh. Sementara itu Pak Lukman, seorang guru honorer yang bertugas di sebuah SD negeri pinggiran Jakarta, sedang sibuk menyusun modul ajar untuk tiga mata pelajaran berbeda (yang sebenarnya bukan bidangnya). Karena sekolah kekurangan guru, ia harus mengampu Olah Raga meskipun ijazahnya adalah Pendidikan Pendidikan Bahasa Inggris. Di sela-sela…

    baca selengkapnya
    admin Komentar Dinonaktifkan pada Merdeka Belajar vs Beban Administrasi: Antara “Kemerdekaan” dan “Kertas yang Tak Kunjung Merdeka” #1

    Anda Mungkin Suka Juga

    Guru Wajib Tahu! Cara Meningkatkan Kompetensi Profesional Dalam Diri Guru!

    11/10/2022

    Lemahnya Kemampuan Guru Berkreativitas dalam Mengajar: Tantangan dan Solusi

    20/01/2025

    Anggaran Pendidikan melalui BOS: Dampak Efisiensi Anggaran antara Sekolah di Bawah Kemendikbudristek dan Kemenag

    23/02/2025
  • Berita Pendidikan

    Latar Belakang Kurikulum Merdeka

    28/10/2024 /

    Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan bahwa 70% siswa berusia 15 tahun berada di bawah kompetensi minimum dalam memahami bacaan sederhana atau menerapkan konsep matematika dasar. Skor PISA ini tidak mengalami peningkatan yang signifikan dalam sepuluh hingga lima belas tahun terakhir. Studi tersebut memperlihatkan adanya kesenjangan besar antarwilayah dan antarkelompok sosial-ekonomi dalam hal kualitas belajar. Hal ini diperparah dengan adanya pandemi COVID-19. Untuk mengatasi hal tersebut, Kemendikbudristek melakukan penyederhanaan kurikulum dalam kondisi khusus (kurikulum darurat) untuk memitigasi ketertinggalan pembelajaran (learning loss) pada masa pademi. Hasilnya, dari 31,5% sekolah yang menggunakan kurikulum darurat menunjukkan, penggunaan kurikulum darurat dapat mengurangi dampak pandemi sebesar 73% (literasi) dan 86% (numerasi). Efektivitas kurikulum…

    baca selengkapnya
    admin Komentar Dinonaktifkan pada Latar Belakang Kurikulum Merdeka

    Anda Mungkin Suka Juga

    Informasi untuk Kepala Sekolah Terbaru dari Kemdikbud, Seluruh Satuan Pendidikan Harus Tahu Pesan Ini

    01/08/2022

    Kemenag Segera Laksanakan Uji Kinerja PPG Guru Madrasah 2023

    17/01/2023

    Simak 5 Syarat Guru Lulus Passing Grade Ditempatkan di Sekolah Asal, dan Langsung Diangkat PPPK Guru 2022

    02/07/2022
  • Berita Pendidikan

    Optimalisasi Peran Guru Penggerak Dalam Merdeka Belajar

    02/11/2022 /

    Salah satu program unggulan yang sangat dibanggakan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi adalah program guru penggerak. Hal itu dibuktikan dengan masuknya program guru penggerak kedalam kebijakan merdeka belajar. Dilansir dari laman detikedu (17/9/2022), Nadiem Makarim selaku menteri Kemendikbudristek mengungkapkan program kebanggaannya tersebut dalam pemaparannya di New York University (NYU) pada September lalu. Ia mengungkapkan bahwa tujuan dari adanya guru penggerak adalah untuk menciptakan pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid. Dari program guru penggerak, guru akan diajarkan mengenai kepemimpinan hingga management. Agar menjadi bagian dari guru penggerak, guru wajib mengikuti pendidikan selama kurang lebih enam bulan. Nantinya peserta yang lolos program guru penggerak akan mendapatkan beberapa keuntungan, salah satu…

    baca selengkapnya
    admin 2,039 Komentar

    Anda Mungkin Suka Juga

    Cara Buat Modul Ajar Kurikulum Merdeka Pengganti RPP, Simak Selengkapnya

    03/07/2022

    7 Karakteristik Kurikulum Merdeka Jenjang PAUD, Jangan Sampai Keliru!

    19/07/2022

    Peran Sekolah dalam Mencegah Bullying pada Anak

    21/07/2022

Pos-pos Terbaru

  • Gaji Buncit, Beban Buncit: Ngobrolin Keadilan Proyek Pendidikan
  • PGRI vs MBG: Ketika Serikat Guru Harus Memilih Antara Anggota dan Kebijakan
  • Satu Kantong, Dua Prioritas: Mencerdaskan Otak atau Mengenyangkan Perut dengan Anggaran yang Sama?
  • Politik Perut di Ruang Kelas: Antara Komitmen Konstitusi dan Realisasi Janji Kampanye
  • Dilema Piring dan Buku: Menimbang Program Makan Bergizi Gratis dalam Dompet Pendidikan
Redaksi microsob.com menerima kiriman artikel terkait guru dan pendidikan, kirim ke microsob007@gmail.com Artikel yang terpilih akan dimuat dalam kategori Catatan Ringan secara gratis. Redaksi tidak bertanggujawab akan isi dari artikel yang dikirim.
Tema Ashe dibuat oleh WP Royal.