Rubrik Guru

Mengenal Peran Guru Penggerak Dalam mengembangkan Komunitas Praktisi

Peran komunitas praktisi memiliki pengaruh yang cukup besar nilainya dilihat dari meningkatkan efesiensi penggunaan pengetahuan, membantu dalam mengembangkan inovasi dan gagasan, dan sebagai wadah yang memfasillitasi terciptanya metode pembelajaran yang baru. Berdasarkan hal tersebut, masing-masing guru yang ikut serta atau bergabung dalam komunitas praktisi ini dimanfaatkan sebagai sarana yang baik untuk mempelajari pengetahuan dari berbagai sudut pandang yang berbeda sehingga akan terciptanya tingkat kreativitas utnuk membangun inovasi pada masing-masing anggota komunitas.

Berikut ini merupakan peran komunitas praktisi yaitu :

1. Menganalisis Kebutuhan Belajar Anggota

Seluruh kegiatan pembelajaran di sebuah komunitas wajib mengikuti kebutuhan atau permasalahan yang sedang dihadapi, yang kemudian di dalam komunitas praktisi mendiskusikan bersama-sama dalam pencarian solusi yang tepat untuk masalah tersebut. Dalam menganalisi kebutuhan belajar pada anggota komunitas praktisi dilakukan dengan menerapkan beberapa cara yaitu melakukan survey sederhana, membuat forum diskusi, sharing section, dan melakukan observasi kelas rekan sejawat.

Terdapat beberapa strategi yang dapat diterapkan yaitu membuat kerangka tantangan dan persoalan yang sedang dihadapi oleh mayoritas rekan-rekan komunitas, mencari sebab dan akar dari setiap masalah yang terjadi, dan menjelaskan solusi apa saja yang sudah pernah dilakukan untuk memecahkan masalah tersebut kemudian mengidentifikasi semua upaya yang memiliki kemungkinan untuk berhasil dan tidak berhasil.

2. Memfasilitasi Penyusunan Rencana Pembelajaran Berdasarkan Hasil Analisi Kebutuhan

Dalam penyusunan rencana kegiatan belajar dilakukan secara bersama-sama dengan semua anggota komunitas sehingga semua anggota mempunyai rasa tanggung jawab dan ikut serta aktif atau keterlibatan dalam proses mengembangkan potensi dalam dirinya sendiri serta rekan komunitasnya. Terdapat beberapa tips yang diterapkan guru penggerak dalam penyusuanan rencana kegiatan belajar di sekolah yaitu dengan berdiskusi dengan sesame rekan anggota komunitas praktisi tentang isu pembelajaran yang lebih spesifik pada setiap tantangan-tantangan yang dihadapi saat kegiatan belajar berlangsung, menetapkan tujuan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Realistic, dan Timely), melakukan diskusi tentang bagaimana membentuk kegiatan belajar sebagai salah satu solusi atas masalah dalam proses pembelajaran yang sedang dihadapi, membagi peran dan juga tanggung jawab pada setiap rekan anggota komunitas praktisi, jika mengeluarkan biaya maka tentukan rancangan anggaran biaya yang realistic, serta membuat kesepakatan jadwal untuk mengukur komitmen setiap anggota.

3. Mencari Narasumber yang Relevan Sesuai dengan Kebutuhan Belajar

Dalam menentukan narasumber untuk setiap pertemuan dalam komunitas praktsi ini dapat diambil dari pihak internal komunitas maupun pihak eksternal komunitas. Pihak internal komunitas seperti rekan guru yang bersal dari sekolah yang berbeda atau dari kelompok mata pelajaran yang berbeda. Sedangkan pihak ekternal komunitas seperti kepala sekolah, pengawas sekolah, maupun perwakilan dari dinas pendidikan. Kemudian untuk koordinator komunitas dapat meminta narasumber untuk memberikan materi yang sedang dibutuhkan oleh para guru.

4. Menyelenggarakan Kegiatan Belajar Di Komunitas

Keikutseratan guru dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh komunitas praktisi akan dapat mengembangkan potensi diri pada masing-masing guru. Kegiatan yang diselenggarakan oleh komunitas juga dapat meningkatkan semngat pada para anggota dalam belajar dalam kegiatan belajar di komunitas. Terdapat peran-peran yang dapat dilakukan oleh para anggota yaitu sebagai narasumber, reporter, koordinator, dan peserta.

Dengan berdirinya peran komunitas praktisi memberikan tempat bagi para guru untuk mengembangkan diri dengan belajar dan berpartisipasi. Melalui dialog interaktif antar anggota komunitas maka setiap anggota dapat salaing mendukung untuk mandiri dan berdaya memenuhi kebutuhan profesionalismenya. Berdasarkan hal tersebut, merupakan suatu hal yang penting untuk ikut serta, berkontribusi dan memnafaatkan semua kegiatan didalam komunitas. (naikpangkat)

47 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.