Catatan Ringan

MENJADI MANUSIA PEMBELAJAR

Kondisi yang semakin tidak menentu seperti saat ini, harus membuat kita justru semakin kreatif, kuat, dan tangguh. Jangan sampai justru kita ikut-ikutan menjadi lemah.

Wabah korona dan penyebarannya semakin menjadi. Banyak yang mengklaim telah mampu menemukan penangkalnya. Bahkan antivirus yang digadang-gadang menjadi solusi terakhir ternyata masih memunculkan beberapa masalah dalam uji coba awal.

Dan yang paling terasa dampaknya tentu salah satunya adalah dunia pendidikan. Bagaimana mungkin guru akan mengajar dengan cara online terus menerus. Bagaimana mungkin juga kualitas pendidikan akan bisa menjadi lebih baik.

Masih banyak guru-guru yang belum siap dengan kondisi ini, apalagi para orang tua yang semakin beringas dan semakin kencang teriakannya karena mereka (para ortu) merasa tidak sanggup mendampingi anak-anaknya belajar dirumah dengan segala tugas-tugas yang sudah bukan dijamannya.

Mau tidak mau semua harus belajar. Guru belajar menjadi lebih baik lagi dan serega mengupdate diri dengan teknologi, sehingga mampu menyampaikan materi dengan baik secara online. Para orang tua pun juga harus faham bahwa adanya pembelajaran dibuat secara online adalah untuk kepentingan bersama, serta para orang tua juga harus belajar mengetahui bahwa mendidik anak-anak mereka ternyata tidaklah mudah.

Penghargaan dan penghormatan pada akhirnya menjadi pemberian yang sempurna dalam kondisi saling belajar akan kondisi tersebut.

Guru mampu menghargai kondisi orang tua wali murid dengan segala kesibukan dan kondisinya, serta orang tua mampu menghormati guru yang begitu berat mendidik dan mengajar anak-anak mereka dalam kondisi normal apalagi dalam kondisi pandemi seperti saat ini yang membuat guru harus pontang panting menyampaikan materi dengan targetnya masing-masing.

Belajar tidaklah bagi yang masih sekolah ataupun kuliah, tapi belajar harus selalu kita laksanakan dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja.

21 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.