Catatan Ringan

Siapkan “Senjatamu” Sebelum Mengajar

Seorang Koboi akan selalu lekat dengan pistolnya, kadang kala juga tali lasso menjuntai dilengan sebagai senjata alternatifnya. Seorang samurai akan selalu melekat dengan samurai dipinggangnya kemanapun si samurai melangkahkan kakinya. Senjata-senjata itu tidak akan dilepaskan dan ditaruh sembarangan, dimanapun si koboi dan si samurai akan beraksi maka pistol dan samurainya akan disiapkan dengan sebaik baiknya.

Sebagai seorang guru, kita sering menjumpai guru yang ketika masuk kelas tanpa membawa apa pun di tangannya. Sebab, dia merasa sudah hafal dengan materi pelajaran yang akan diajarkan sehingga tidak perlu membawa buku dan kelengkapan yang lain. tentunya hal seperti itu tidaklah dibenarkan. Sebagai guru, tentu saja kita harus selalu menyiapkan semua bentuk perangkat pembelajaran sebelum masuk kelas. Seperti misalnya Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Progam Tahunan (Prota), Promes (Program Semester), dan Kriteria Ketuntasan Mengajar (KKM). bagaimanapun juga senjata seorang guru dalam mengajar selain buku adalah administrasi-administrasi mengajarnya.

Baca Juga :

Menjadi Pendidik Yang Rendah Hati

Tidak Ada Salahnya Sering Memuji Siswa

Perangkat pembelajaran tersebut digunakan sebagai acuan atau rambu-rambu ketika guru mengajar. Jangan sampai materi pelajaran yang disampaikan menyimpang dari apa yang sudah direncanakan terlebih dahulu. Hal yang tidak kalah penting lagi adalah perangkat penunjang yang lain seperti daftar presensi, daftar nilai, maupun buku agenda kegiatan. Setiap masuk kelas tentunya guru akan mempresensi murid, memberikan penilaian dan mencatat semua kegiatan yang telah dilakukan guru saat proses pembelajaran berlangsung.

Jika anda menggunakan media pembelajaran berbasis Information Technology (IT) berupa laptop lengkap dengan layar LCD-nya, tentunya segala peralatan penunjangnya sudah disiapkan lebih dahulu. Periksa apakah flash disk sudah siap di tangan atau belum jika anda memang menggunakan alat itu. Jangan sampai, anda bolak-balik pergi ke kantor hanya untuk mencari barang tersebut. Bisa-bisa waktu pelajaran habis untuk itu. File yang akan ditayangkan pun harus dipersiapkan terlebih dahulu. Jangan-jangan ketika anda membuka di hadapan siswa, ternyata file itu tidak bisa dibuka alias error. Selain itu, diingat-ingat kembali, di dalam folder mana file itu disimpan.

Alat tulis terutama pulpen juga harus selalu anda siapkan ketika masuk kelas. Bahkan, di mana anda berada di lingkungan sekolah, alat itu harusnya selalu melekat di saku baju anda. Jangan sampai ketika di dalam kelas, anda meminjam pena kepada siswa untuk keperluan anda seperti membaca presensi atau mengisi buku kemajuan kelas. Ini merupakan sebuah aib bagi seorang guru. Bagaimana jika seorang anak bercerita kepada orangtuanya “Bapak itu tidak punya modal kalo mengajar cuma bawa buku, pulpen saja selalu pinjam ke siswa”. Jika sampai terjadi seperti ini marwah kita sebagai seorang guru akan jatuh.

Lalu, apakah anda sudah menyiapkan “senjata” anda sebelum anda memulai menyampaikan materi di depan kelas? [al]

128 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.