Catatan Ringan

Tidak Ada Salahnya Sering Memuji Siswa

Pada dasarnya setiap orang itu senang jika diberi pujian. Begitu juga dengan siswa-siswa kita. Ketika kita mengetahui atau melihat siswa kita melakukan sesuatu yang menurut kita hebat, maka jangan pernah sungkan untuk mengacungkan jempol atau katakan “hebat”.

Hal penting yang tidak boleh dilupakan oleh seorang guru adalah memberikan pujian kepada anak didiknya. Sudah tentu, pujian ini diberikan kepada anak didik yang telah berhasil menyelesaikan pekerjaannya dengan baik atau telah melakukan perbuatan yang bernilai sebagai kebaikan. Sesungguhnya, pujian yang diberikan oleh seorang guru ini bisa semakin memotivasi anak didiknya agar kian bersemangat dalam belajar dan melakukan banyak kebaikan.

Pada dasarnya, pujian merupakan bentuk reward peningkatan harga diri serta pembentukan konsep diri seseorang. Sekecil apa pun bentuk prestasi pada siswa Anda, berilah pujian walaupun perubahan itu kecil. Dengan Anda memberikan pujian, seseorang akan merasa bangga dan dia merasa apa yang dia lakukan adalah sesuatu yang benar dan dia akan terus terdorong untuk melakukan pekerjaan yang lebih dari sebelumnya. Banyak orang lupa terhadap sesuatu hal yang dianggap remeh namun berdampak besar.

Pujian, penghargaan, sapaan, dan lainnya adalah bentuk perhatian yang luar biasa ketika Anda memerhatikan itu. Kebutuhan anak akan pujian lebih besar dibandingkan orang dewasa. Sayangnya, kadangkala kita sebagai guru lebih suka memberi punishman daripada memuji anak didiknya. Ketika anak melakukan kesalahan, buru-buru para guru memberikan mereka teguran atau hukuman.

Sebaliknya, ketika anak didik berbuat sesuatu yang positif guru rasa-rasanya sangat pelit memberikan pujian. Akibatnya, ketika anak berbuat salah guru menganggap hal itu berbahaya, tetapi ketika anak didik berbuat baik guru menganggap hal yang wajar. Oleh karena kemudian tidaklah salah jika ada  anggapan guru lebih rajin menghukum dibandingkan memuji siswa.

Menurut Jan Dargats (1999), “Pujian, bagi anak adalah Piala.” Jadi, alangkah baiknya jika guru lebih sering memberikan pujian kepada siswa. Selain pujian, tidak ada salahnya jika guru juga memberikan apresiasi terhadap siswa dengan memberikan hadiah. Misalnya, untuk siswa yang mendapat nilai tertinggi atau bisa menjawab pertanyaan. Dengan begitu, mereka merasa dihargai dan termotivasi untuk berbuat lebih yang dapat memicu semangat positif dalam diri mereka.

Pujian merupakan salah satu bentuk penghargaan yang diberikan kepada seseorang. Hampir semua orang suka dipuji karena dalam pujian terkandung pengakuan seseorang atas keberadaannya. Dr. Devey berkata bahwa dorongan yang terkuat dalam diri seseorang ialah keinginan untuk dirinya supaya dianggap penting dan dihargai. Selanjutnya, William Yones berkata bahwa naluri yang terpendam dalam diri manusia ialah rasa diri ingin dihargai orang lain. Saya sendiri berkata (hehehe),“Memuji anak tidak akan mengurangi kewibawaan kita sebagai guru”.

29 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.