-
Satu Kantong, Dua Prioritas: Mencerdaskan Otak atau Mengenyangkan Perut dengan Anggaran yang Sama?
Oleh : Mahar Alamsyah Santosa, M. Pd. (Kepala MI AL AMIN Sinongko, Gedong, Karanganyar) Ketika Anggaran Pendidikan Bercerita Bayangkan saat ini anda punya dompet yang isinya Rp769 ribu, cukup banyak untuk ukuran dompet harian. Akan tetapi ada dua kebutuhan yang harus dipenuhi membeli buku untuk anak dan membeli makanan untuk seluruh keluarga. Keduanya penting, namun uangnya cuma satu. Nah, kurang lebih itulah potret anggaran pendidikan Indonesia tahun 2026. Pemerintah mengalokasikan Rp769 triliun untuk sektor pendidika, angka yang memenuhi amanat konstitusi 20 persen dari APBN . Tapi ketika kita membuka rinciannya, ada kejutan besar Rp223,56 triliun atau hampir 30 persen dari total anggaran pendidikan ternyata dialokasikan untuk Badan Gizi Nasional (BGN),…
-
Labirin Pendidikan: Antara Visi Luhur dan Dilema Transisi Kebijakan
Pendidikan seringkali diibaratkan sebagai sebuah kapal besar yang memuat harapan jutaan anak bangsa, mengarungi samudra peradaban yang penuh tantangan demi mencapai dermaga kesejahteraan dan kecerdasan. Dalam pelayaran yang panjang dan melelahkan ini, kapal tersebut secara ideal membutuhkan sebuah kompas statis berupa visi pendidikan yang kokoh, konsisten, dan tidak tergoyahkan oleh angin politik sesaat agar tetap berada pada jalur yang benar. Namun, realita yang terjadi di Indonesia justru menunjukkan gambaran yang kontras; “kompas” strategis tersebut kerap kali dipaksa berganti arah dan orientasi setiap kali nakhoda di kementerian berganti. Fenomena “ganti menteri, ganti kebijakan” ini menciptakan disorientasi di atas geladak, di mana para pendidik dan peserta didik dipaksa untuk terus-menerus beradaptasi dengan…
-
Menentukan Arah Karakter dan Kompetensi: Arah Pendidikan Indonesia di Mata Dunia
Pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan kompas yang menentukan ke mana sebuah bangsa akan melangkah. Di Indonesia, arah pendidikan terus bertransformasi untuk mencari jati diri di tengah persaingan global, sementara negara-negara maju telah lebih dulu menetapkan jangkar yang kuat pada sistem mereka. Hingga memiliki arah dan tujuan yag jelas sejak pendidikan dasar 1. Fondasi Pendidikan Indonesia: Keseimbangan Karakter dan Kognitif Tujuan utama pendidikan di Indonesia, sebagaimana termaktub dalam UU No. 20 Tahun 2003, adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis. Saat ini, arah pendidikan kita berfokus pada Kurikulum Merdeka yang menekankan pada Profil…







