MICROSOB

MICROSOB
  • Catatan Ringan
  • Tulisan Guru
  • Profil Guru
  • Profil Sekolah
  • Catatan Ringan
  • Tulisan Guru
  • Profil Guru
  • Profil Sekolah

Kategori

  • Berita Pendidikan
  • Catatan Ringan
  • Info Beasiswa
  • Profil Guru
  • Rubrik Guru
  • Tulisan Guru
  • Uncategorized
  • Catatan Ringan

    Pentingnya Mengembangkan Kurikulum Pendidikan yang Menitikberatkan Keseimbangan antara Kebutuhan Dasar Pendidikan dan Pembenahan Moral Akhlak Budi Pekerti Siswa: Studi Kasus Kata-Kata Kasar Gus Miftah kepada Penjual Es Teh

    06/12/2024 /

    Pendidikan merupakan pilar utama dalam membentuk karakter dan masa depan suatu bangsa. Sebagai landasan dalam membentuk individu yang berkualitas, kurikulum pendidikan harus mampu mengakomodasi dua aspek yang sangat penting: pencapaian kompetensi akademik dan pembentukan moral serta akhlak siswa. Dalam konteks ini, penting untuk mengembangkan kurikulum yang menyeimbangkan antara pelajaran yang fokus pada kebutuhan dasar pendidikan dengan pengembangan karakter, budi pekerti, serta akhlak. Salah satu contoh relevansi pentingnya kurikulum yang berfokus pada keseimbangan ini dapat dilihat melalui peristiwa yang melibatkan Gus Miftah, seorang ulama yang dikenal luas. Dalam sebuah kejadian yang cukup menarik perhatian, Gus Miftah menggunakan kata-kata kasar kepada seorang penjual es teh. Studi kasus ini mengundang perhatian banyak pihak…

    baca selengkapnya
    admin Komentar Dinonaktifkan pada Pentingnya Mengembangkan Kurikulum Pendidikan yang Menitikberatkan Keseimbangan antara Kebutuhan Dasar Pendidikan dan Pembenahan Moral Akhlak Budi Pekerti Siswa: Studi Kasus Kata-Kata Kasar Gus Miftah kepada Penjual Es Teh

    Anda Mungkin Suka Juga

    MENJADI GURU PEMBELAJAR

    20/01/2020

    GURU BERPRESTASI ATAU GURU BERPRESTISE

    13/01/2020

    JADILAH GURU YANG DICINTAI

    27/01/2020
  • Catatan Ringan

    Kurang Fokusnya Kurikulum Pendidikan di Indonesia Terkait Kebutuhan Dunia Kerja

    02/12/2024 /

    Pendidikan merupakan fondasi utama dalam mempersiapkan generasi penerus untuk menghadapi tantangan zaman, terutama di dunia kerja yang terus berkembang. Namun, di Indonesia, sistem pendidikan dan kurikulum yang diterapkan saat ini sering kali tidak sepenuhnya selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Ketidaksesuaian antara keterampilan yang diajarkan di sekolah dan kompetensi yang dibutuhkan oleh industri menciptakan ketimpangan antara kualitas lulusan dan harapan dunia kerja. Hal ini menjadi masalah serius yang memerlukan perhatian lebih dalam reformasi pendidikan di Indonesia. Baca Juga : Menjadi Manusia Pembelajar Kurikulum pendidikan di Indonesia, meskipun sudah mengalami beberapa perubahan, masih terkesan lebih menekankan pada pencapaian akademik dan pengetahuan teoritis. Mata pelajaran yang diajarkan seringkali berfokus pada hafalan dan ujian,…

    baca selengkapnya
    admin Komentar Dinonaktifkan pada Kurang Fokusnya Kurikulum Pendidikan di Indonesia Terkait Kebutuhan Dunia Kerja

    Anda Mungkin Suka Juga

    Siapkan “Senjatamu” Sebelum Mengajar

    14/03/2024

    Anggaran Pendidikan melalui BOS: Dampak Efisiensi Anggaran antara Sekolah di Bawah Kemendikbudristek dan Kemenag

    23/02/2025

    Rencana Besar Seorang Guru

    17/04/2020
  • Tulisan Guru

    Hilangnya Keterampilan Dasar pada Anak Sekolah dan Kurikulum Pendidikan yang Tepat untuk Mengatasinya

    01/12/2024 /

    Di era digital ini, kita sering kali dihadapkan pada fakta bahwa anak-anak sekolah semakin terjebak dalam teknologi yang canggih. Hal ini membawa dampak positif seperti kemudahan akses informasi, namun juga memiliki sisi negatif, yaitu hilangnya keterampilan dasar (basic skills) yang esensial dalam kehidupan sehari-hari. Keterampilan dasar yang dimaksud meliputi kemampuan membaca, menulis, berhitung, berpikir kritis, dan keterampilan sosial. Penyusunan kurikulum pendidikan yang tepat sangat penting untuk mengatasi masalah ini dan membekali generasi muda dengan keterampilan yang mereka butuhkan untuk sukses di masa depan. Hilangnya Keterampilan Dasar Salah satu tanda hilangnya keterampilan dasar pada anak sekolah adalah penurunan kemampuan membaca dan menulis. Anak-anak semakin jarang membaca buku atau menulis dengan tangan…

    baca selengkapnya
    admin Komentar Dinonaktifkan pada Hilangnya Keterampilan Dasar pada Anak Sekolah dan Kurikulum Pendidikan yang Tepat untuk Mengatasinya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Kegagalan Kurikulum Pendidikan di Indonesia dalam Membangun Peradaban Bangsa yang Bermartabat dan Berkarakter: Tinjauan dari Basic Skill serta Perilaku Sehari-hari

    30/11/2024

    Guru dan Tanggung Jawab Moral terhadap Masa Depan Bangsa dalam Menyikapi Kurikulum Merdeka

    07/12/2024

    Suramnya Masa Depan Pendidikan di Indonesia: Dampak dari efisiensi Anggaran Negara (Belajar dari Jepang Pasca-Bom Atom)

    13/02/2025
  • Tulisan Guru

    Dampak Negatif Kurikulum Merdeka Pada Dunia Pendidikan Di Indonesia

    28/10/2024 /

    Kurikulum Merdeka di Indonesia dirancang untuk memberikan kebebasan dan fleksibilitas dalam proses pembelajaran. Pada awalnya Kurikulum Merdeka digadang gadang bisa menjadi solusi bagi pendidikan di Indonesia setelah hantaman wabah Covid19, namun ternyata ada beberapa dampak negatif yang mungkin muncul dari penerapannya, mengingat penerapan kurikulum yang langsung diterapkan di seluruh daerah di Indonesia. Baca Juga : Tantangan Sekolah Berprestasi dalam Sistem Zonasi di Indonesia Dampak negatif yang muncul antara lain: Ketidaksiapan Sumber Daya Manusia: Banyak guru mungkin belum siap atau tidak terlatih dengan baik untuk menerapkan kurikulum baru. Hal ini dapat mengakibatkan pengajaran yang tidak konsisten dan kurang efektif. Kesenjangan Pendidikan: Penerapan kurikulum ini bisa memperbesar kesenjangan antara sekolah di daerah…

    baca selengkapnya
    admin Komentar Dinonaktifkan pada Dampak Negatif Kurikulum Merdeka Pada Dunia Pendidikan Di Indonesia

    Anda Mungkin Suka Juga

    Guru dan Tanggung Jawab Moral terhadap Masa Depan Bangsa dalam Menyikapi Kurikulum Merdeka

    07/12/2024

    PGRI vs MBG: Ketika Serikat Guru Harus Memilih Antara Anggota dan Kebijakan

    01/04/2026

    Urgensi Penerapan Kurikulum Adab di Madrasah dan Sekolah: Refleksi atas Kegagalan Kurikulum Merdeka dalam Pembentukan Karakter Pasca COVID-19

    01/05/2025
  • Berita Pendidikan

    Latar Belakang Kurikulum Merdeka

    28/10/2024 /

    Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan bahwa 70% siswa berusia 15 tahun berada di bawah kompetensi minimum dalam memahami bacaan sederhana atau menerapkan konsep matematika dasar. Skor PISA ini tidak mengalami peningkatan yang signifikan dalam sepuluh hingga lima belas tahun terakhir. Studi tersebut memperlihatkan adanya kesenjangan besar antarwilayah dan antarkelompok sosial-ekonomi dalam hal kualitas belajar. Hal ini diperparah dengan adanya pandemi COVID-19. Untuk mengatasi hal tersebut, Kemendikbudristek melakukan penyederhanaan kurikulum dalam kondisi khusus (kurikulum darurat) untuk memitigasi ketertinggalan pembelajaran (learning loss) pada masa pademi. Hasilnya, dari 31,5% sekolah yang menggunakan kurikulum darurat menunjukkan, penggunaan kurikulum darurat dapat mengurangi dampak pandemi sebesar 73% (literasi) dan 86% (numerasi). Efektivitas kurikulum…

    baca selengkapnya
    admin Komentar Dinonaktifkan pada Latar Belakang Kurikulum Merdeka

    Anda Mungkin Suka Juga

    Mendikbud Nadiem Minta Seluruh Daerah Segera Buka Sekolah dengan Prokes

    03/03/2021

    Afirmasi Guru Honorer di Tahun 2022, Dijawab oleh Pemerintah dari Hasil Rakernas Terbaru Seluruh Pemda

    01/07/2022

    Proses Pembelajaran di Kelas Mesti Dibenahi

    08/02/2023
  • Catatan Ringan

    Kurikulum Merdeka dan Tantangan Pelaksanaannya

    25/03/2023 /

    Kebijakan Kurikulum Baru, memberi perhatian khusus pada peran dan tantangan bagi guru. Program tersebut dinilai mampu memberi tugas pada guru dengan fleksibilitas tersebut. Hal ini sejalan dengan pandangan bahwa kebebasan guru dalam proses pembelajaran itulah yang memaknai kemandirian dalam pembelajaran yang sebenarnya. Kurikulum dirancang untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada guru untuk merancang pembelajaran berdasarkan karakteristik siswanya. Kurikulum dapat menghilangkan stigma di masyarakat bahwa guru harus “menyetorkan” hasil belajar sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan kurikulum. Tentu ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu supaya hasil yang dicapai pun dapat maksimal Pertama, kesiapan tenaga pendidik. Kebebasan bisa menjadi tantangan ketika pendidik tidak siap menerima kebebasan yang diberikan. Selama ini para pendidik…

    baca selengkapnya
    admin 18,660 Komentar

    Anda Mungkin Suka Juga

    JADILAH (Lebih) BIJAKSANA

    18/01/2020

    MENJADI GURU PEMBELAJAR

    20/01/2020

    JANGAN MAU JADI GURU BIASA

    07/01/2020
  • Catatan Ringan

    Kurikulum Pendidikan Mencerdaskan Bangsa?

    27/06/2022 /

    Tahukah anda dalam sejarah pendidikan di Indonesia, sudah ada berapa kali perubahan kurikulum pendidikan yang terjadi, lalu bagaimana dengan outputnya? Sudah banyak terjadi perubahan dan perbaikan terkait kurikulum pendidikan yang terjadi sejak kemerdekaan bangsa Indonesia. Setidaknya sudah ada 13 bentuk kurikulum pendidikan yang dilaksanakan di pendidikan Indonesia sejak jaman kemerdekaan hingga di tahun 2022 ini, bahkan akan ada kurikulum baru yaitu kurikulum merdeka atau kurikulum merdeka belajar yang akan diterapkan pengganti dari kurikulum 2013. Belum selesai masalah yang ada pada kurikulum 2013, eh….pemerintah sudah akan merubahnya dengan kurikulum merdeka belajar. Penerapan kurikulum di negara ini erat kaitannya dengan “gensi” siapa yang menjadi Menteri Pendidikannya. Katakan saja, “Masak sih sebagai pejabat…

    baca selengkapnya
    admin 971 Komentar

    Anda Mungkin Suka Juga

    Labirin Pendidikan: Antara Visi Luhur dan Dilema Transisi Kebijakan

    29/01/2026

    KONSISTEN TERHADAP ATURAN YANG ANDA BUAT

    13/01/2020

    JADILAH INSPIRASI BAGI MURIDMU

    14/01/2020

Pos-pos Terbaru

  • Gaji Buncit, Beban Buncit: Ngobrolin Keadilan Proyek Pendidikan
  • PGRI vs MBG: Ketika Serikat Guru Harus Memilih Antara Anggota dan Kebijakan
  • Satu Kantong, Dua Prioritas: Mencerdaskan Otak atau Mengenyangkan Perut dengan Anggaran yang Sama?
  • Politik Perut di Ruang Kelas: Antara Komitmen Konstitusi dan Realisasi Janji Kampanye
  • Dilema Piring dan Buku: Menimbang Program Makan Bergizi Gratis dalam Dompet Pendidikan
Redaksi microsob.com menerima kiriman artikel terkait guru dan pendidikan, kirim ke microsob007@gmail.com Artikel yang terpilih akan dimuat dalam kategori Catatan Ringan secara gratis. Redaksi tidak bertanggujawab akan isi dari artikel yang dikirim.
Tema Ashe dibuat oleh WP Royal.