-
Merdeka Belajar vs Beban Administrasi: Antara “Kemerdekaan” dan “Kertas yang Tak Kunjung Merdeka” #2
Kopi Pahit di Pagi Buta Jam menunjukkan pukul 04.30. Di sebuah rumah sederhana di pinggiran Lombok Barat, Fauziah sudah bangun. Bukan karena ingin menikmati udara subuh yang sejuk, akan tetapi karena harus menyiapkan diri untuk mengajar di SDN 2 Senteluk, sekolah yang sudah menjadi rumah keduanya sejak tahun 2005. Dua puluh satu tahun. Itu adalah angka yang tidak main-main. Dua puluh satu tahun mengabdi, membentuk karakter ribuan anak, menyaksikan murid-muridnya tumbuh jadi polisi, jadi perawat, jadi guru juga. Dan selama dua puluh satu tahun itu, statusnya masih sama: “guru honorer” . Di meja dapurnya, ada secangkir kopi hitam panas yang menemani. Tetapi pagi ini, kopi itu seolah terasa lebih pahit…


