-
Memanusiakan Pendidikan: Mengapa “Tidak Naik Kelas” Bukan Sebuah Kegagalan
Di balik deretan angka di atas kertas rapor, tersimpan sebuah realita yang sering kali kita tutupi dengan rapi. Saat ini, dunia pendidikan kita sedang terjebak dalam obsesi “kesuksesan administratif”. Kita sering menjumpai siswa SMP atau SMA yang secara administratif sudah berada di kelas atas, namun secara substansi masih tertatih-tatih mengeja kalimat atau bingung melakukan pembagian dasar. Demi nama baik sekolah dan gengsi guru, nilai-nilai “disulap” agar melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Namun, pertanyaannya: apakah kita sedang menyelamatkan masa depan mereka, atau justru sedang menghancurkannya pelan-pelan? Menjual Masa Depan Demi Citra Institusi Praktik memaksakan kenaikan kelas bagi siswa yang belum siap adalah sebuah kebohongan yang sistemis. Ketika sekolah merasa malu jika…
-
Jangan Mau Menjadi Guru, Menjadi Guru Itu Tidak Mudah!
Tentu, tidaklah mudah menjadi seorang guru. Banyak hal yang menjadi tuntutan. Secara harfiah, guru adalah satu komponen manusiawi dalam proses belajar-mengajar, yang ikut berperan dalam usaha membentuk daya manusia yang potensial di bidang pembangunan. Sementara menurut psikologi pendidikan, guru merupakan komponen penting dalam proses pembelajaran. Ini karena dalam melakukan pembelajaran di kelas maupun membimbing anak-anak dan siswa, guru harus memperhatikan segala aspek psikologi, perkembangan, ingatan, memori dan pola berfikir anak. Hal ini penting untuk menumbuhkan kepercayaan dan mengembangkan potensi yang ada pada siswa atau anak, agar anak dan siswa mampu tumbuh dan berkembang sesuai dengan harapan orangtua, guru dan masyarakat. Pada masa masa pandemi seperti saat ini, tugas guru menjadi…
-
JADIKAN MURID SEBAGAI TANTANGAN
Pada suatu kesempatan di unit kerja pertama saya dahulu, saya diminta untuk menggantikan seorang wali kelas yang mengajar di kelas 3B yang saat itu beliau diangkat sebagai PNS dan kemudian ditugaskan untuk mengajar di sekolah lain. Sebagai gambaran, dari segi waktu saat itu menginjak pergantian semester, dari semester I masuk ke semester II. Dari segi kondisi kelas bisa dikatakan luar biasa hebatnya, mengapa saya katakan luar biasa hebat? Karena selama satu semester kelas tersebut telah dimanjakan dengan tanpa banyak tugas, tidak banyak PR, tidak ada ulangan, kondisi kelas yang sangat bebas dan tidak ada teguran atau hukuman bagi yang bermasalah. Bisa dikatakan kelas tanpa beban belajar. Hampir seluruh guru yang…








